Ethereum News
Harga Ethereum Terkoreksi ke $2.110, ETH Kehilangan Level Psikologis
Harga Ethereum (ETH) turun lebih dari 3% dalam 24 jam terakhir ke level $2.110. Simak analisis pergerakan ETH, tekanan pasar kripto, serta potensi arah harga Ethereum dalam waktu dekat.
Pasar kripto kembali berada dalam fase tekanan jual setelah harga Ethereum (ETH) terkoreksi cukup dalam dalam perdagangan terbaru.
Aset kripto terbesar kedua di dunia tersebut kini diperdagangkan di kisaran $2.110 per koin, turun sekitar 3% dalam 24 jam terakhir.
Penurunan ini membuat Ethereum kembali kehilangan momentum bullish jangka pendek yang sebelumnya sempat terbentuk di area $2.200.
Berdasarkan data perdagangan terbaru di Tokocrypto pada Senin (18/5), harga ETH bergerak dari level tertinggi harian di $2.196 sebelum akhirnya turun mendekati area support di $2.104.
Koreksi ini juga memperpanjang tren pelemahan mingguan Ethereum. Dalam tujuh hari terakhir, ETH tercatat turun lebih dari 10%, sementara secara bulanan penurunannya telah mencapai hampir 13%.
Meski begitu, kapitalisasi pasar Ethereum masih bertahan besar di kisaran $254 miliar, menegaskan posisinya sebagai aset digital terbesar kedua setelah Bitcoin.
Baca Juga: Reli ETH: ETF Ethereum Cetak Rekor Arus Masuk $907 Juta!
Daftar Isi
Volume Perdagangan ETH Masih Tinggi
Di tengah penurunan harga, aktivitas perdagangan Ethereum masih tergolong aktif. Volume transaksi ETH dalam 24 jam terakhir mencapai sekitar US$11,7 miliar.
Tingginya volume perdagangan menunjukkan bahwa minat investor terhadap Ethereum belum benar-benar surut. Namun, dominasi tekanan jual masih lebih kuat dibanding dorongan beli dalam jangka pendek.
Analis menilai kondisi ini dipicu oleh kombinasi aksi ambil untung, sentimen risk-off di pasar kripto global, dan minimnya katalis positif baru yang mampu mendorong reli harga Ethereum dalam waktu dekat.
Selain itu, pergerakan Bitcoin yang masih fluktuatif turut memberikan tekanan tambahan terhadap altcoin besar, termasuk ETH.
Performa Ethereum Masih Campuran
Jika melihat performa dalam beberapa periode terakhir, Ethereum sebenarnya belum sepenuhnya kehilangan kekuatan tren jangka menengah.
Dalam 90 hari terakhir, ETH masih mencatat kenaikan sekitar 5%. Artinya, meski tekanan jual jangka pendek cukup besar, Ethereum masih memiliki fondasi pergerakan yang relatif stabil dibanding beberapa altcoin lain yang mengalami koreksi lebih tajam.
Namun demikian, fakta bahwa ETH kini berada jauh di bawah rekor tertingginya di $4.953 menunjukkan bahwa pasar masih berada dalam fase pemulihan panjang sejak siklus bearish sebelumnya.
Investor kini mulai memperhatikan apakah Ethereum mampu mempertahankan area support psikologis $2.100. Jika level tersebut jebol, potensi penurunan lanjutan menuju area $2.000 bisa semakin terbuka.
Sebaliknya, jika ETH berhasil rebound dan kembali menembus $2.200, peluang pemulihan jangka pendek dapat kembali muncul.
Faktor yang Membayangi Harga Ethereum
Ada beberapa faktor utama yang saat ini dinilai memengaruhi pergerakan Ethereum.
1. Sentimen Pasar Kripto Global
Pergerakan Ethereum masih sangat dipengaruhi kondisi pasar kripto secara keseluruhan. Ketika Bitcoin melemah, investor cenderung mengurangi eksposur terhadap aset berisiko tinggi seperti altcoin.
2. Tekanan Makroekonomi
Kebijakan suku bunga global dan kekhawatiran terhadap kondisi ekonomi dunia masih menjadi faktor utama yang memengaruhi arus modal ke aset digital.
Investor institusional saat ini cenderung lebih berhati-hati dalam menempatkan dana pada instrumen berisiko, termasuk kripto.
3. Persaingan Blockchain Layer-1
Ethereum juga menghadapi persaingan ketat dari blockchain lain seperti Solana, Avalanche, hingga BNB Chain yang terus menarik minat pengembang dan pengguna melalui biaya transaksi lebih rendah serta kecepatan jaringan yang lebih tinggi.
Meski Ethereum masih menjadi pemimpin dalam sektor smart contract dan DeFi, tekanan kompetitif tersebut tetap menjadi perhatian pasar.
Baca Juga: Harga Ethereum Bertahan di $2.000, Trader Bidik Short Squeeze?
Outlook Ethereum: Waspada Volatilitas Tinggi
Dalam jangka pendek, Ethereum diperkirakan masih akan bergerak volatil mengikuti dinamika pasar global dan arah Bitcoin.
Area $2.100 kini menjadi level penting yang dipantau trader. Jika mampu bertahan di atas zona tersebut, ETH berpeluang mengalami technical rebound.
Namun apabila tekanan jual terus berlanjut dan volume penjualan meningkat, Ethereum bisa menghadapi fase konsolidasi lebih panjang sebelum menemukan momentum kenaikan baru.
Bagi investor, kondisi pasar saat ini menunjukkan bahwa volatilitas tinggi masih menjadi karakter utama aset kripto.
Karena itu, strategi manajemen risiko dan disiplin dalam membaca momentum pasar menjadi faktor penting sebelum mengambil keputusan investasi.
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
-
Market7 days agoHyperliquid hingga Pump.fun Bagikan US$96 Juta ke Holder
-
Market6 days agoPasar Kripto Hari Ini 12 Mei 2026: Bitcoin Bidik level $83.400
-
Market6 days agoSinyal Kripto 12 Mei 2026: Analisis Teknikal dan Proyeksi Pasar
-
Market7 days agoAltcoin Season Mulai Panas, Tapi Ethereum Beri Sinyal Bahaya

