Market
Riset Crypto Mingguan (26 – 30 Oktober 2026): Bedah Berita Makroekonomi Global dan Nasional, Data Onchain, Kinerja Crypto Minggu Ini, Token Unlock
Pasar crypto minggu ini melandai. Makroekonomi global belum memberi dukungan bagi sentimen positif, sementara di dalam negeri pemerintah mengeluarkan sejumlah kebijakan yang menopang pasar keuangan Indonesia. Karena pasar kripto lebih responsif terhadap faktor global, pergerakan pekan ini pun terbatas: Indeks Fear & Greed berada di 43 (fear) dan CMC Altcoin Season Index di 53/100 — Bitcoin masih dominan, meski altcoin mulai menguat. Berikut rangkuman makroekonomi global, ekonomi nasional, dan kondisi pasar kripto dari tim Research Tokocrypto.
Makroekonomi Global
- Federal Reserve mempertahankan suku bunga acuan 3.75–4% dalam keputusan FOMC 28 Oktober 2026 untuk mendukung stabilitas harga dan lapangan kerja.
- Sejumlah pemerintah Eropa hingga Jepang menganjurkan rumah tangga menyiapkan air, makanan, obat dasar, uang tunai, dan sumber daya cadangan agar mampu bertahan sekitar 72 jam hingga satu minggu.
- Gencatan senjata kemanusiaan Rusia–Ukraina resmi diberlakukan lebih awal pada 27 Oktober 2026 guna membuka akses konvoi bantuan serta perlindungan warga sipil
- Makroekonomi Nasional
- Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengusulkan pembentukan sistem penilaian pasar modal mandiri guna memperkuat kepercayaan domestik di tengah tekanan sentimen MSCI
- Danantara mencatat laba bersih gabungan BUMN Januari–Agustus 2026 sebesar Rp214.9 triliun, naik 18.4% dibanding Rp181.5 triliun pada periode sama 2025.
- Pemprov DKI Jakarta menyatakan dampak ekonomi konser Ye dan Jakarta Running Festival pada 24–25 Oktober sekitar Rp625 miliar
- Performa Pasar Kripto
- Market Cap & Volume mengalami koreksi ke angka $2.68 Triliun (-3.8%), sejalan dengan CoinMarketCap 100 Index yang ikut turun ke level $156.09 (-4.28%). Indikator Fear & Greed berada di angka 43, menandakan sentimen pasar kembali mendingin mendekati area fear meski secara teknikal masih bertahan di fase netral (Neutral).
- CMC Altcoin Season Index menyentuh skor 53/100. Kondisi ini memperlihatkan bahwa rotasi arus modal ke Altcoin mulai kembali melambat dan tertahan, pelaku pasar cenderung beralih ke mode defensif dan menahan ekspansi di tengah koreksi
- Sektor Sports (+6,193%) dan MVB (+134%) memimpin tren, menggeser fokus pasar ke arah kelanjutan sektor olahraga sebelumnya dan lonjakan program inkubasi ekosistem.
- Token SPX melesat naik (+5.42%), disusul oleh penguatan dari STABLE (+4.99%) dan 币安人生 (+2.65%).
- Aksi Pasar & Proyeksi Mingguan`
- Harga Bitcoin pada timeframe daily saat ini menunjukkan menguat setelah adanya rebound dari Fibonacci Retracement 0.786 sebelumnya dan bisa terus naik setidaknya hingga Fibonacci 0.786 (85,692.7)
- KITE AI (KITE) → Risiko distribusi suplai tertinggi minggu ini (~46.4%).
- BTC: Exchanges NetFlow ➜ Arus keluar bersih US$1,13 miliar di Binance.
📌 Kesimpulan: Fokuskan radar portofolio minggu ini pada pergerakan arus modal yang melesat kuat ke sektor Sports dan MVB. Mengingat sentimen pasar saat ini kembali mendingin ke angka 43 (‘Neutral’) di tengah melambatnya laju likuiditas menuju aset alternatif (skor Altcoin Season 53/100), tingkatkan kewaspadaan terhadap potensi volatilitas dan tekanan jual ekstrem dari token dengan emisi masif dua digit seperti KITE (46.4%) serta emisi menengah seperti LA (8.13%) dan Q (5.15%). Manfaatkan momentum koreksi pasar saat ini untuk menerapkan manajemen risiko yang disiplin tanpa terbawa FOMO, serta memfokuskan porsi portofolio secara selektif pada aset berfundamental solid dengan jadwal emisi terukur di bawah 5% seperti 2Z, KTA, EDGE, maupun ZAMA di area support historisnya.
Makroekonomi Global
- Investasi sektor properti China turun 21% secara tahunan pada Januari–September 2026, lebih dalam daripada penurunan 20% pada delapan bulan pertama.
- Sejumlah pemerintah Eropa hingga Jepang menganjurkan rumah tangga menyiapkan air, makanan, obat dasar, uang tunai, dan sumber daya cadangan agar mampu bertahan sekitar 72 jam hingga satu minggu atau lebih, untuk menghadapi cuaca ekstrem, pemadaman, gangguan pasokan, dan serangan siber.
- Pemerintah AS dan Kanada kembali membuka negosiasi terkait pelonggaran tarif Section 232 atas baja hingga 50% dan kendaraan 25% guna memulihkan hubungan dagang bilateral setelah pembicaraan sempat terhenti pada Agustus lalu.
- Gencatan senjata kemanusiaan Rusia–Ukraina resmi diberlakukan lebih awal pada 27 Oktober 2026 guna membuka akses konvoi bantuan serta perlindungan warga sipil di wilayah Kherson dan sekitarnya, kesepakatan ini berfokus pada koridor logistik dan belum menandai penghentian perang secara menyeluruh.
- Federal Reserve mempertahankan suku bunga acuan 3.75–4% dalam keputusan FOMC 28 Oktober 2026 untuk mendukung stabilitas harga dan lapangan kerja. Ekonomi AS dinilai masih tumbuh kuat, belanja domestik bertahan, dan tingkat pengangguran relatif stabil, meski inflasi tetap tinggi di tengah ketidakpastian geopolitik.
Makroekonomi Nasional
- Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengusulkan pembentukan sistem penilaian pasar modal mandiri guna memperkuat kepercayaan domestik di tengah tekanan sentimen MSCI, usulan tersebut disambut OJK untuk dikoordinasikan lebih lanjut.
- Danantara mencatat laba bersih gabungan BUMN Januari–Agustus 2026 sebesar Rp214.9 triliun, naik 18.4% dibanding Rp181.5 triliun pada periode sama 2025. Tingkat imbal hasil ekuitas yang disetahunkan meningkat dari 7.4% menjadi 8.0%.
- Pemprov DKI Jakarta menyatakan dampak ekonomi konser Ye dan Jakarta Running Festival pada 24–25 Oktober sekitar Rp625 miliar, terdiri atas Rp450 miliar dari konser dan Rp175 miliar dari festival lari. Gubernur Pramono Anung menyebut sekitar 50,000 pengunjung dari luar Jakarta datang untuk kedua acara.
- Mentri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan tingkat pengangguran Indonesia di 2026 tercatat 4.65% dari angkatan kerja 155.41 juta orang, mendekati 4.36% pada 1994, meski angkatan kerja kini jauh lebih besar.
- Pemerintah menjadwalkan peluncuran nasional layanan bansos digital berbasis NIK dan verifikasi wajah pada 10 November 2026 melalui Portal Perlindungan Sosial. Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan menyebut sekitar 60 juta warga sudah terdaftar dan menargetkan lebih dari 100 juta saat peluncuran.
Kalender Makroekonomi
| Oct 27, 2026 | U.S. Durable Goods Orders MoM | U.S. Durable Goods Orders MoM Actual: 1.8% Forecast: 2.0% Previous: 0.1%→ Data aktual dirilis lebih rendah di 1.8%, meleset di bawah ekspektasi pasar (2.0%) meskipun mencatat kenaikan dibanding periode sebelumnya (0.1%). Sentimen ini Bullish untuk kripto. Pertumbuhan pesanan barang tahan lama yang lebih lambat dari perkiraan mengindikasikan bahwa belanja modal dan ekspansi sektor riil mulai melandai, meredakan kekhawatiran aktivitas ekonomi yang terlalu panas (overheating). Kondisi ini membuka ruang bagi The Fed untuk melonggarkan kebijakan moneter, yang secara teknis menekan Dolar AS dan mengalirkan likuiditas ke aset berisiko. |
| Oct 29, 2026 | Fed Interest Rate Decision | Fed Interest Rate Decision Actual: 4.00% Forecast: 4.00% Previous: 4.00%→ Data aktual dirilis sesuai ekspektasi konsensus di 4.00%, mempertahankan suku bunga acuan tanpa perubahan dari periode sebelumnya. Sentimen ini cenderung Netral hingga sedikit Bullish (Relief) untuk kripto.Keputusan untuk menahan suku bunga menghilangkan kekhawatiran pasar akan adanya kejutan kenaikan suku bunga (hawkish surprise), sehingga meredakan tekanan langsung pada Dolar AS dan imbal hasil obligasi (yields). Kendati demikian, bertahannya suku bunga di tingkat restriktif menandakan bahwa likuiditas makro belum akan berekspansi secara masif dalam jangka pendek, sehingga pergerakan harga aset berisiko kemungkinan besar terkonsolidasi hingga The Fed memberikan sinyal pelonggaran (rate cut) yang lebih definitif. |
| Oct 29, 2026 | U.S. Core PCE Price Index MoM | U.S. Core PCE Price Index MoM Actual: – Forecast: 0.3% Previous: 0.2%→ Data aktual belum dirilis. Jika rilis di bawah ekspektasi (< 0.3%), sentimen menjadi Bullish untuk kripto. Melambatnya indikator inflasi acuan utama The Fed ini mengonfirmasi berlanjutnya tren disinflasi, memperbesar peluang pemangkasan suku bunga, menekan Dolar AS, dan memicu aliran likuiditas ke aset berisiko. Sebaliknya, jika rilis di atas ekspektasi (> 0.3%), sentimen berbalik Bearish. Akselerasi inflasi inti konsumen akan memaksa The Fed mempertahankan kebijakan moneter restriktif lebih lama, memperkuat Dolar AS, dan menekan pasar kripto. |
| Oct 29, 2026 (Q3) | U.S. Gross Domestic Product (GDP) QoQ | U.S. Gross Domestic Product (GDP) QoQ Actual: – Forecast: 3.2% Previous: 2.2%→ Data aktual belum dirilis. Jika rilis di bawah ekspektasi (< 3.2%), sentimen menjadi Bullish untuk kripto. Perlambatan laju pertumbuhan ekonomi mengindikasikan aktivitas makro yang mulai mendingin, memperkuat ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter The Fed, menekan Dolar AS, dan mendorong aliran likuiditas ke aset berisiko. Sebaliknya, jika rilis di atas ekspektasi (> 3.2%), sentimen berbalik Bearish. Ekspansi ekonomi yang terlalu solid memberi The Fed ruang untuk mempertahankan tingkat suku bunga restriktif lebih lama, yang akan menguatkan Dolar AS dan menekan likuiditas pasar kripto. |
| Kesimpulan | Rilis data pesanan barang tahan lama (Durable Goods Orders) yang melandai di 1.8% (vs konsensus 2.0%) serta keputusan The Fed menahan suku bunga acuan di level 4.00% memberikan sentimen awal yang cenderung kondusif hingga Bullish moderat (Relief) bagi pasar kripto, karena sukses mengeliminasi risiko kejutan hawkish dan meredakan tekanan langsung terhadap likuiditas pasar.Arah pergerakan berikutnya kini sepenuhnya berada di tangan dua data penentu utama, yakni Core PCE MoM dan GDP QoQ (Q3). Momentum bullish akan terkonfirmasi secara kuat apabila Core PCE mampu dirilis di bawah 0.3% untuk menegaskan kelanjutan disinflasi, diiringi pertumbuhan GDP di bawah 3.2% yang mencerminkan pendinginan aktivitas ekonomi menuju pelonggaran moneter. Sebaliknya, kombinasi rilis Core PCE di atas 0.3% dan ekspansi GDP yang melesat melampaui 3.2% berisiko memicu kembali narasi suku bunga ketat lebih lama (higher for longer), yang akan mengangkat penguatan Dolar AS dan menekan pasar kripto. | |
Perkembangan Regulasi Kripto
- Financial Conduct Authority (FCA) Inggris mengusulkan dalam aturan CP26/38 mengenai pemeriksaan lebih mendalam atas transfer yang melibatkan dompet kripto pribadi sebagai contoh praktik yang baik dalam pembaruan Financial Crime Guide.
- Binance mengajukan izin penyedia layanan di Brazil pada 23 Oktober, menjelang tenggat 30 Oktober. Binance membatasi layanan seperti pinjaman kripto dan perdagangan margin serta menghapus 22 aset untuk menyesuaikan aturan.
- Office of the Comptroller of the Currency (OCC), regulator perbankan AS, memberi persetujuan final bagi Ripple National Trust Bank setelah persetujuan bersyarat pada Desember 2025. Entitas ini berwenang mengelola cadangan RLUSD.
- Sembilan perusahaan, termasuk Verizon, Broadcom, dan UnitedHealth, mengajukan keberatan resmi atas rencana saham tertokenisasi mereka di OKX dan Intercontinental Exchange melalui mekanisme penolakan yang disyaratkan SEC.
- Pemerintah Korea Selatan sedang mempertimbangkan menunda pajak aset digital gabungan sebesar 22%, terdiri dari pajak penghasilan 20% dan pajak lokal 2%, serta atas keuntungan tahunan di atas 2.5 juta won aset digital dari Januari 2027 ke 2029.
Adopsi Kripto oleh Institusi
- Aviva Investors bekerja sama dengan Ripple meluncurkan investasi berbentuk token untuk Sterling Liquidity Fund di XRP Ledger. Investor dapat memiliki unit dana pasar uang berbasis pound melalui representasi digital di blockchain.
- BlackRock menandatangani nota kesepahaman dengan SBI Holdings serta Startale untuk mengkaji JPYSC, stablecoin berpatokan yen. Kajian mencakup teknologi, model bisnis dan distribusi, serta kebutuhan regulasi.
- Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menginstruksikan penasihatnya mengkaji blockchain untuk mengantisipasi kemungkinan pembatasan akses perbankan internasional akibat sanksi. Belum ada sistem berbasis Bitcoin, anggaran, atau jadwal penerapan yang diumumkan.
- Bitmine membeli 10,452 ETH dalam sepekan sehingga cadangannya mencapai 6,051,933 ETH atau sekitar 4.95% pasokan Ethereum per 25 Oktober. Sebanyak 5,227,037 ETH, sekitar 86% kepemilikannya, ditempatkan dalam staking melalui MAVAN dan mitra untuk membantu validasi jaringan serta memperoleh imbalan.
- Mirae Asset Securities Hong Kong menerbitkan surat utang dolar AS berbentuk token di Solana untuk investor institusi yang memenuhi syarat. Surat utang berbunga mengambang dengan tenor enam bulan ini diterbitkan dalam program surat utang terstruktur berkapasitas $3 miliar; nilai penerbitan aktual tidak disebutkan.
Performa Pasar Kripto Mingguan
Memasuki penghujung bulan Oktober 2026 (per 29 Oktober 2026), arus modal di ekosistem kripto masih memperlihatkan kelanjutan anomali ekstrem pada sektor olahraga (Sports), yang kini disusul oleh lonjakan likuiditas masif tiga digit pada inisiatif inkubasi (MVB) dan utilitas interaksi digital (Telegram Bot). Pekan ini, pasar menunjukkan dinamika rotasi yang kian selektif menuju sektor hiburan (Music & Arcade Games), protokol derivatif (Liquid Staking Derivatives & Prediction Markets), hingga perluasan infrastruktur terdistribusi (Toncoin Ecosystem & Matchain Ecosystem).

📈 Highlights:
- Anomali Sports & Ledakan Tiga Digit MVB serta Telegram Bot ⚽🤖: Sektor Sports terus mempertahankan rekor anomali tertingginya dengan lonjakan +6,193%. Rotasi modal spekulatif juga mengalir deras ke program inkubasi MVB yang melonjak drastis +134% serta utilitas Telegram Bot yang melesat tajam +125%, dilengkapi oleh reli signifikan pada sektor Music sebesar +39.84%.
- Ekspansi Hiburan Digital, Staking Derivatif, & Infrastruktur Jaringan 🎮💧: Pertumbuhan pasar mingguan diperkuat oleh sektor Arcade Games (+16.72%) dan sektor berkapitalisasi besar Liquid Staking Derivatives (+16.61%). Sektor lain yang turut membukukan performa positif meliputi Prediction Markets (+7.46%), inisiatif Binance Wallet IDO (+6.34%), Toncoin Ecosystem (+6.11%), Matchain Ecosystem (+5.96%), serta sektor pendukung Analytics (+5.32%).
- Top Gainers🔥: Di tengah rentang pasar yang bergerak sangat selektif, token SPX memimpin perolehan mingguan dengan kenaikan +5.42% di harga $0.3919. Tren positif ini disusul oleh token STABLE (+4.99%) di harga $0.02707, 币安人生 (+2.65%) di harga $0.5216, serta DASH (+1.37%) di level $51.99. Terbatasnya aset yang mencatatkan pertumbuhan hijau menandakan pelaku pasar mulai bersikap defensif, di mana aset lapis berikutnya seperti TUSD (-0.07%), EURC (-0.70%), BSV (-2.60%), NEXO (-4.13%), POL (-4.19%), NIGHT (-4.37%), PI (-4.28%), hingga FLR (-4.52%) cenderung terkonsolidasi dan mengalami koreksi moderat.
Pergerakan Harga Bitcoin
| Daily Chart Bitcoin – TradingView | Weekly Chart Bitcoin – Trading View |
| Pada minggu sebelumnya, harga akan mengalami kenaikan dengan bertahannya harga pada Fibonacci 0.5-0.618(83,563.8-84,442.2), hal tersebut salah prediksi karena banyaknya gempuran FUD yang beredar(baca macroeconomy global). Lantas, kemana selanjutnya?Pada timeframe daily, harga saat ini terus mengalami penurunan secara pelan alias Slow Bleeding imbas dari hasil FOMC yang priced in hasilnya. Meski demikian, harga sebenarnya saat ini masih berada Fibonacci Retracement 0.5-0.618(79,693.1) – (81,154.8)) yang ditarik dari low sebelumnya dan sudah berulang kali melakukan liquidity sweep. Hal ini menunjukkan harga bisa imbas balik turun jika tidak ada bounce sama sekali yang didukung dengan RSI nya berada di bawah 50. Jika hal ini terus berlanjut, maka dikhawatirkan bisa sweep hingga demand sebelumyna yang tepat pada MA 99 sekitar $76K meskipun terasa tidak mungkin untuk ke sana walaupun secara historis pada tahun 2023 awal melakukan hal tersebut. Tetapi, apabila harga kembali bouncing dan melewati Fibonacci 0.236 (81,149.3) maka harga dapat dikatatakan kembali bullish dan terus naik hingga Fibonacci seterusnya.Pada timeframe weekly, harga juga semakin melemah apabila penutupan mingguan berada di bawah Fibonacci 0.236 (80,416.4) yang dikhawatirkan bisa terus menurun hingga Fibonacci terdekatnya di 0.382 (76,094.8) tepat pada MA 50 nya (garis biru), hal ini juga terlihat dari RSI nya yang akan death cross dari garis MA nya. Meski demikian, hal tersebut justru bagus karena bisa membentuk IHNS secara timeframe weekly.Intinya, cicil bitcoin secara sizing akan jauh lebih baik daripada harus menangkap di mana letak bottom atau top daripada Bitcoin, apalagi harus mengacu pada analisis ini, bukan semata karena tidak percaya diri, tetapi alangkah baiknya jika melakukan DYOR.Daily:Harga Bitcoin pada timeframe daily saat ini menunjukkan pelemahan daripada sebelumnya, jika tidak bouncing dari harga saat ini, maka dikhawatirkan bisa menurun hingga $76K menuju demand sebelumnya. Meski hal tersebut sulit untuk dikatakan harga akan ke sana.Weekly:Harga Bitcoin pada timeframe weekly menunjukkan kian melemah jika ditutup di bawah 0.236 (80,416.4) yang bisa terus menurun hingga Fibonacci terdekatnya di 0.382 (76,094.8)🔭 Short-Term Projection:✅ Bullish Case:Harga harus Bouncing terlebih dahulu dan melewati Fibonacci 0.236 pada timeframe dailynya di (81,149.3) maka harga dapat dikatatakan kembali bullish dan terus naik hingga Fibonacci seterusnya.⚠️ Bearish Case:Harga pada Bitcoin kini diproyeksikan jauh lebih bearish daripada sebelumnya mengingat harga secara daily terus melakukan liquidity sweep tanpa adanya bouncing. Hal ini invalid apabila bullish case terjadi. | |
Analisis Data On-Chain Bitcoin
| Heatmap Liquidation Bitcoin 1 Week | Bitcoin: Binance Whale to Exchange Flow |
| Peta likuiditas Bitcoin minggu ini memperlihatkan tekanan jual yang kembali membawa harga terkoreksi menguji kisaran psikologis 79.700–80.500 setelah sempat tertahan di area $81.500. Zona Bawah ($78.000 – $79.500): Tumpukan likuiditas posisi Long yang cukup padat berada di bawah harga saat ini, bertindak sebagai area penopang krusial sekaligus magnet likuidasi (long squeeze) apabila pelemahan berlanjut menembus level psikologis $80.000. Zona Atas ($82.000 – $83.500): Akumulasi posisi Short dengan intensitas kuning sangat pekat terkonsentrasi di area ini, menjadi dinding resistensi utama sekaligus target sapuan likuiditas (short squeeze) potensial jika terjadi pembalikan arah. 🔍 Insight:Penurunan harga ke bawah $80.000 membuka risiko volatilitas penyapuan likuiditas Long lanjutan menuju kantong likuiditas 78.000–79.500 dalam jangka pendek. Kendati demikian, tebalnya klaster posisi Short yang menumpuk di kisaran 82.000–83.500 kini menjadi target utama | Data on-chain menunjukkan adanya divergensi tajam antara lonjakan setoran kelompok ritel dan penurunan aliran deposit dari kelompok whale ke Binance. Lonjakan Rekor Setoran Ritel: Total setoran ritel 30 hari melonjak signifikan dari $5,5 miliar pada April menjadi $10,75 miliar, mencatatkan level tertinggi dalam enam bulan terakhir.Pelemahan Aliran Masuk Paus: Sebaliknya, setoran whale merosot sekitar 36% dari $5,9 miliar pada akhir Agustus menjadi $3,8 miliar, menjadikan nilai deposit ritel kini setara 2,8 kali lipat setoran paus.🔍 Insight: Peningkatan aliran masuk ritel membuka risiko potensi pasokan jual jangka pendek di bursa, sementara melambatnya setoran paus menandakan kelompok bermodal besar cenderung menahan (hold) asetnya dan tidak terburu-buru merealisasikan keuntungan. |
| Bitcoin: Exchange Netflow | Pirce Top Buyers’ Break-Even |
| Data on-chain mencatat terjadinya penarikan bersih Bitcoin berskala masif dari Binance di tengah pergeseran likuiditas stablecoin bernilai jumbo. Outflow Bersih Signifikan di Binance: Pada 27 Oktober, Binance mencatatkan arus keluar bersih (net outflow) Bitcoin senilai $1,13 miliar, menandakan penarikan koin yang jauh melampaui setoran sehingga secara langsung memangkas cadangan BTC yang tersedia di bursa. Pergeseran Likuiditas USDT Bernilai Besar: Sebelumnya pada 25 Oktober, dompet penyimpan USDT di atas $100 juta pada jaringan Ethereum membukukan total perubahan saldo absolut sebesar $2,65 miliar, mencerminkan perputaran likuiditas besar antar-entitas meski belum terkonfirmasi sebagai pembelian spot langsung. 🔍 Insight:Penarikan tajam lebih dari $1 miliar dari bursa secara efektif meredam tekanan pasokan jual langsung (supply pressure), sementara pergeseran posisi likuiditas USDT berukuran besar mengindikasikan adanya reposisi amunisi modal institusional. | Data pasar derivatif Binance menunjukkan dominasi tipis pada tekanan jual agresif di tengah bertahannya nilai open interest saat harga berkonsolidasi di sekitar US$80.774. Tekanan Jual Agresif Mendominasi Tipis: Volume transaksi jual langsung (taker sell) tercatat mencapai $4,11 miliar berbanding volume beli (taker buy) sebesar $3,91 miliar, menghasilkan rasio sekitar 0,95 yang mencerminkan eksekusi jual instan sedikit lebih aktif dibanding pembelian. Ketahanan Likuiditas Kontrak Berjangka: Open interest (OI) pasar futures bertahan di kisaran $9,15 miliar, menandakan minat partisipasi pasar derivatif tetap solid tanpa adanya tanda-tanda penutupan posisi (unwinding) secara drastis. 🔍 Insight: Rasio taker di bawah 1,00 mencerminkan kecenderungan trader derivatif yang masih bersikap defensif dan reaktif menjual pada pantulan harga jangka pendek, meski stabilitas nilai OI menunjukkan belum adanya tekanan likuidasi paksa yang destruktif. |
Altcoin Update
Perkembangan Proyek Altcoin
| Chainlink memperkenalkan CustodySync dengan Anchorage sebagai mitra peluncuran dan kustodian pertama yang mengadopsinya. Update ini untuk menyelaraskan sistem kustodi dan pasar pinjaman sepanjang siklus pinjaman, agar institusi dapat mengakses DeFi dengan aset tetap berada dalam kustodi teregulasi. | |
| Solflare meluncurkan fitur Earn yang menggunakan pasar pinjaman Kamino, sehingga pengguna dapat menyetor USDC dan memantau imbal hasil langsung dari aplikasi seluler, web, atau ekstensi dompet. Imbal hasil berasal dari bunga yang dibayar peminjam di Kamino, bukan bunga tetap yang dijamin. | |
| Ripple dan Robinhood memperluas kemitraan melalui stablecoin RLUSD, Ripple Prime, dan Ripple Treasury. RLUSD sudah tersedia di Robinhood Chain serta Bitstamp by Robinhood, sedangkan akses di aplikasi Robinhood ditargetkan akhir tahun. Robinhood akan memakai RLUSD di XRP Ledger untuk penyelesaian transaksi institusi dan mengintegrasikan Ripple Treasury untuk mengotomatisasi kas, likuiditas, serta pembayaran. Ripple Prime juga menyediakan pembiayaan sekitar 20 aset digital dan akses spot Bitstamp | |
| Zerion Wallet mengintegrasikan Zama Protocol sehingga pengguna Ethereum dapat mengelola token rahasia bersama aset publik melalui aplikasi web dan iOS. Integrasi berbasis standar ERC-7984 ini menjaga saldo tetap terenkripsi di blockchain, sementara alamat dan transaksi tetap terlihat. | |
| Injective meluncurkan Injective Options di testnet, infrastruktur untuk membangun pasar opsi langsung di blockchain. Tahap awal menyediakan opsi beli dan jual dengan jaminan penuh menggunakan USDC native Injective pada enam pasar: indeks komputasi SICI, US500, US Tech, emas, perak, dan minyak. Pengembang dapat membuat bursa atau produk derivatif tanpa membangun infrastruktur dasarnya dari nol. | |
Analisis On Chain Altcoin
| Data On-Chain menunjukkan nilai saham dan produk berbasis saham yang ditokenisasi lalu disimpan dalam protokol DeFi mencapai $300.1 juta, naik 2,451.5% dalam setahun. STRCx menjadi penyumbang terbesar dengan $46.7 juta, diikuti FWDI $21.5 juta dan SPYx $16.2 juta. Metrik TVL mengukur nilai aset yang ditempatkan di protokol, bukan seluruh token yang beredar. | |
| Data On-Chain pasokan RLUSD tumbuh sekitar 86%, dari $1.38 miliar pada Januari menjadi $2.57 miliar. Sekitar 61% beredar di Ethereum dan 39% di XRP Ledger, menunjukkan pertumbuhan stablecoin Ripple belum terutama berlangsung di jaringan XRP. Persetujuan bank perwalian Ripple mendukung pengelolaan cadangan RLUSD, tetapi bukan bukti bertambahnya permintaan XRP. | |
| Data On-Chain TVL di DeFi Soneium (Layer 2 milik Soni) turun sekitar 95%, dari $203 juta pada Mei 2025 menjadi $9.4 juta. Jaringan mencatat 163,691 transaksi dalam 24 jam, tetapi pendapatannya hanya $118 pada periode tersebut. Data ini menunjukkan banyaknya transaksi belum disertai nilai aset terkunci dan pendapatan yang besar, meski Sony dan Startale menyiapkan sistem lisensi serta pembayaran royalti AI. | |
| Data On-Chain DefiLlama menunjukkan volume perdagangan DEX kumulatif Robinhood Chain sekitar $111 miliar per 27 Oktober sejak mainnet diluncurkan pada 1 Juli mencetak lebih dari $80 miliar dan biaya jaringan lebih dari $50 juta. Data menunjukkan aktivitas perdagangan onchain yang besar, tetapi volume menghitung nilai transaksi berulang, bukan modal baru, jumlah pengguna, atau aset yang tersimpan di jaringan. | |
| Data on-chain nilai posisi derivatif ETH yang masih terbuka atau open interest seluruh bursa turun menjadi $11.5 miliar. Di Binance, nilainya berkurang $1.3 miliar dalam sebulan menjadi $5.7 miliar, hampir 20%, sehingga mencakup sekitar separuh total. Pada saat yang sama, harga ETH turun sekitar 15% dalam tiga minggu dan kapitalisasi pasarnya menyusut $54 miliar. Data menunjukkan eksposur derivatif dalam dolar mengecil, bukan perpindahan ETH on-chain. Penurunan dipengaruhi valuasi harga serta kemungkinan likuidasi dan penutupan posisi; penyusutan kapitalisasi bukan uang tunai yang keluar sebesar $54 miliar. | |
Token Unlock (02 Nov – 05 Nov 2026)
Memasuki pekan pertama bulan November 2026, kalender token unlock pada rentang 2 hingga 5 November menghadirkan rilis dari tepat 8 proyek secara keseluruhan. Sorotan utama minggu ini tertuju pada anomali emisi masif ekstrem pada KITE AI (KITE) yang menembus hampir separuh dari kapitalisasi pasarnya (>46%), di samping 2 proyek di zona emisi menengah (5–10%) serta 5 proyek di zona relatif aman (<5%)—meskipun salah satu proyek di zona aman, Bitway (BTW), membawa nilai nominal ratusan juta dolar yang menuntut pengawasan likuiditas tingkat tinggi.

🔍 Highlight Unlock
- 🔺 Unlock Masif (>10% dari Kapitalisasi Pasar): Zona emisi masif minggu ini dipimpin secara agresif oleh KITE AI (KITE) dengan melepas pasokan sebesar 46.4% dari total kapitalisasi pasarnya (senilai $124.13 juta / 1.10 miliar token KITE) yang dijadwalkan rilis pada 3 November.
- 🟡 Unlock Menengah (5–10% dari Kapitalisasi Pasar): Deretan ini diisi oleh tepat 2 proyek. Lagrange (LA) mencatatkan rasio emisi menengah tertinggi sebesar 8.13% ($1.64 juta) pada 4 November, disusul oleh Quack AI (Q) sebesar 5.15% dengan nilai nominal signifikan mencapai $16.14 juta pada 2 November.
- 🟢 Unlock Relatif Aman (<5% dari Kapitalisasi Pasar): Tepat 5 proyek berada di zona aman dengan emisi di bawah 5%. Rasio persentase paling minim dicatatkan oleh DoubleZero (2Z) sebesar 2.58%(3.47juta) pada 2 November, disusul Keeta(KTA) sebesar 2.88%(1.07 juta) pada 5 November, Bitway (BTW) sebesar 3.75% (177.66juta) pada 2 November, Definitive(Edge) sebesar 4.25%(1.06 juta) pada 2 November, serta Zama (ZAMA) sebesar 4.48% ($8.46 juta) pada 2 November.
💡 Analisis untuk Investor/Trader:
- Bahaya Dilusi Ekstrem & Risiko Penjualan Masif (KITE): Rilis pasokan KITE AI sebesar 46.4% senilai $124.13 juta merupakan ancaman dilusi hiper-inflasi yang sangat nyata. Injeksi suplai sebesar hampir setengah nilai pasar ini berisiko memicu tekanan jual (dumping) yang brutal bila daya serap pasar tidak memadai. Investor sangat disarankan untuk bersikap defensif (wait and see atau menghindari spekulasi agresif) hingga pasar tuntas mencerna pasokan baru tersebut.
- Kewaspadaan Likuiditas & Nominal Jumbo (BTW, Q, ZAMA): Kendati rasio persentase Bitway (BTW) tergolong aman di level 3.75%, nilai nominal dolar yang dilepas mencapai $177.66 juta (terbesar minggu ini). Bersama dengan Quack AI (16.14juta) dan Zama(8.46 juta), likuiditas order book pada aset-aset ini wajib dipantau ketat karena pelepasan modal bernilai jutaan hingga ratusan juta dolar rentan menimbulkan guncangan volatilitas harga apabila likuiditas beli menipis.
- Peluang Akumulasi Bertahap (2Z, KTA, EDGE, LA): Proyek-proyek dengan emisi persentase terukur serta nilai nominal di kisaran moderat ($1 juta – $3 jutaan) membawa risiko inflasi yang relatif minim dan lebih mudah diserap oleh volume transaksi reguler. Reaksi kepanikan ritel menjelang tanggal rilis dapat dimanfaatkan sebagai momentum strategis untuk melakukan akumulasi bertahap (dollar-cost averaging) di sekitar area support teknikal yang solid.
Proyeksi & Analisis
Market Cap & Volume mengalami koreksi kembali ke angka $2.68 Triliun (-3.8%), sejalan dengan pergerakan CoinMarketCap 100 Index yang juga turun ke level $156.09 (-4.28%). Indikator Fear & Greed kini melandai ke angka 43, menandakan sentimen pasar kembali mendingin mendekati area ketakutan (fear) meski secara teknikal masih bertahan di batas bawah zona netral (Neutral).
CMC Altcoin Season Index kini turun ke skor 53/100, mencatatkan perlambatan laju rotasi setelah sempat menguat di pekan sebelumnya. Kondisi ini mengindikasikan bahwa pergeseran arus modal (rotasi likuiditas) menuju aset alternatif (Altcoin) mulai kembali tertahan, seiring kecenderungan pelaku pasar yang beralih ke mode defensif dan menahan ekspansi portofolio di tengah tekanan koreksi.
🔮Outlook Minggu Depan:
✅ Harga Bitcoin pada timeframe daily saat ini menunjukkan pelemahan daripada sebelumnya, jika tidak bouncing dari harga saat ini, maka dikhawatirkan bisa menurun hingga $76K menuju demand sebelumnya. Meski hal tersebut sulit untuk dikatakan harga akan ke sana.
- Bullish case: Harga harus Bouncing terlebih dahulu dan melewati Fibonacci 0.236 pada timeframe dailynya di (81,149.3) maka harga dapat dikatatakan kembali bullish dan terus naik hingga Fibonacci seterusnya.
- Bearish case: Harga pada Bitcoin kini diproyeksikan jauh lebih bearish daripada sebelumnya mengingat harga secara daily terus melakukan liquidity sweep tanpa adanya bouncing. Hal ini invalid apabila bullish case terjadi.
✅ Zona likuidasi & teknikal:
- Zona Atas ($82.000 – $83.500): Area ini merupakan resistensi utama dengan tumpukan posisi Short yang sangat padat, menjadikannya target sapuan ke atas (short squeeze).
- Zona Bawah ($78.000 – $79.500): Area ini menjadi tumpukan likuiditas posisi Long terdekat yang tebal sekaligus magnet utama penarik harga ke bawah (long squeeze).
✅ Narrative utama:
- Sektor Sports (+6,193%) dan MVB (+134%) memimpin tren, menggeser fokus pasar ke arah kelanjutan sektor olahraga sebelumnya dan lonjakan program inkubasi ekosistem.
- Token SPX melesat naik (+5.42%), disusul oleh penguatan dari STABLE (+4.99%) dan 币安人生 (+2.65%).
✅ On-chain Insight & Derivatif:
- BTC: Retail vs Whale Flow ➜ Setoran ritel melonjak 2,8x lipat daripada whale.
- BTC: Exchanges NetFlow ➜ Arus keluar bersih US$1,13 miliar di Binance.
- BTC: Futures Taker Ratio ➜ Tekanan jual agresif mendominasi tipis.
Fokuskan radar portofolio minggu ini pada pergerakan arus modal yang melesat kuat ke sektor Sports dan MVB. Mengingat sentimen pasar saat ini kembali mendingin ke angka 43 (‘Neutral’) di tengah melambatnya laju likuiditas menuju aset alternatif (skor Altcoin Season 53/100), tingkatkan kewaspadaan terhadap potensi volatilitas dan tekanan jual ekstrem dari token dengan emisi masif dua digit seperti KITE (46.4%) serta emisi menengah seperti LA (8.13%) dan Q (5.15%). Manfaatkan momentum koreksi pasar saat ini untuk menerapkan manajemen risiko yang disiplin tanpa terbawa FOMO, serta memfokuskan porsi portofolio secara selektif pada aset berfundamental solid dengan jadwal emisi terukur di bawah 5% seperti 2Z, KTA, EDGE, maupun ZAMA di area support historisnya.
Edukasi Mingguan: Mengenal AI Agent Binance untuk Trading Memecoin dan Minting NFT Lewat Satu Perintah
Menjembatani kompleksitas ekosistem Web3 dengan kecerdasan buatan, industri kripto kini memasuki era Intent-Based Architecture melalui kehadiran fitur AI Agent di bursa global seperti Binance. Teknologi otonom ini memungkinkan pengguna mengeksekusi berbagai transaksi terdesentralisasi—mulai dari menangkap momentum volatilitas memecoin berkecepatan tinggi hingga menciptakan dan menerbitkan (minting) aset NFT unik—secara instan hanya dengan mengetikkan perintah teks berbahasa alami (natural language prompt) tanpa perlu berurusan dengan kerumitan navigasi teknis manual di jaringan blockchain.
Berikut adalah 3 pilar utilitas utama di balik revolusi fitur AI Agent dalam transaksi Web3:
- Eksekusi Trading Memecoin Cepat (Prompt-to-Trade): Pergerakan memecoin menuntut kecepatan eksekusi tinggi di tengah likuiditas yang berubah dalam hitungan detik. Melalui AI Agent, pengguna cukup memasukkan instruksi kontekstual (seperti: “Beli memecoin paling tren di BNB Chain senilai 25 USDT dengan toleransi slippage maksimal 1,5%”), lalu sistem secara otonom memindai likuiditas pool di bursa terdesentralisasi (DEX), mengoptimalkan biaya gas fee, dan menuntaskan pertukaran token (swap) langsung dari dompet Web3 tanpa perlu berpindah aplikasi.
- Penerbitan NFT Generatif Otomatis (Prompt-to-Mint): Proses pembuatan NFT yang sebelumnya membutuhkan alur teknis berbelit—seperti mendesain karya, mengunggah metadata ke IPFS, hingga berinteraksi dengan smart contract—kini dipangkas menjadi satu tahapan terpadu. Pengguna cukup mendeskripsikan ide visual melalui teks perintah, lalu agen AI akan merender karya seni generatif, menyusun metadata terverifikasi, dan mencetak (minting) aset digital tersebut langsung ke alamat dompet dalam hitungan detik.
- Batasan Otorisasi dan Efisiensi Strategi (Smart Safeguards): Kendati AI Agent bekerja mandiri mengeksekusi instruksi, kendali atas keamanan dana tetap berada di bawah otorisasi pengguna. Sistem ini memungkinkan penerapan batas alokasi modal (spending limit), konfigurasi target take profit atau stop loss otomatis, serta penyaringan kontrak cerdas guna meminimalisir paparan risiko manipulasi likuiditas (rug pull) atau jebakan likuiditas tipis yang sering terjadi di sektor koin mikro.
🔍 Kesimpulan: Kehadiran AI Agent mengubah paradigma perdagangan kripto dari manipulasi antarmuka manual menuju eksekusi berbasis niat (intent), di mana pengguna fokus merancang ide dan strategi sementara teknologi menangani eksekusi teknisnya di atas rantai jaringan (on-chain). Kendati demikian, disiplin alokasi modal dan pemisahan saldo pada dompet khusus tetap menjadi langkah preventif paling krusial untuk mengantisipasi tingginya volatilitas pasar memecoin.
-
Market7 days agoCara Transfer dari Binance ke Tokocrypto: Langkah, Fee, dan Jaringan
-
Academy6 days agoBitcoin Rebound Melawan Krisis Black Monday, One More High?!
-
Altcoin News6 days agoZcash Naik 8%: Apa Itu Zcash dan Kenapa Privacy Coin Bergerak Tajam?
-
Bitcoin News6 days agoOpsi Bitcoin Kedaluwarsa US$1,31 Miliar: Apa Itu Max Pain?

