Altcoin News
Pasar Kripto Datar, WDCB Tetap Naik: Saham Western Digital Mulai Panas Lagi?
Western Digital Tokenized bStocks (WDCB) mencatat kenaikan tipis sebesar 0,56 persen dalam 24 jam menjadi 458,28 dollar AS.
Western Digital Tokenized bStocks (WDCB) menguat 0,56 persen dalam 24 jam ke level 458,28 dollar AS ketika pasar kripto bergerak relatif datar. Penguatan saham Western Digital dan optimisme terhadap kebutuhan penyimpanan data untuk AI menjadi sentimen yang menopang pergerakannya.
Dilaporkan CoinMarketCap, Western Digital Tokenized bStocks (WDCB) mencatat kenaikan tipis sebesar 0,56 persen dalam 24 jam menjadi 458,28 dollar AS, sedikit mengungguli pasar kripto secara keseluruhan yang hanya naik sekitar 0,30 persen.
Bitcoin pada periode yang sama menguat sekitar 0,32 persen, sehingga pergerakan WDCB tidak menunjukkan adanya reli yang didorong pasar crypto secara luas.
Sebaliknya, saham Western Digital Corporation (NASDAQ: WDC) sebagai aset acuannya juga berada di zona hijau.
Pada perdagangan 25 September 2026, saham WDC ditutup naik 1,44 persen menjadi 456,81 dollar AS, setelah sehari sebelumnya mengalami koreksi hampir 5 persen. Saham tersebut sempat menyentuh level tertinggi intraday 461,98 dollar AS.
Western Digital Dapat Sentimen dari Ledakan Data AI

Salah satu narasi yang terus menopang saham Western Digital adalah meningkatnya kebutuhan penyimpanan data akibat perkembangan kecerdasan buatan.
Perusahaan pada September menyoroti bagaimana AI tidak hanya membutuhkan kemampuan komputasi yang semakin besar, tetapi juga menghasilkan data dalam jumlah besar yang harus disimpan dalam jangka panjang.
Riset IDC yang disponsori Western Digital menunjukkan 61 persen organisasi yang disurvei mengalami pertumbuhan data sedikitnya 25 persen dalam setahun terakhir akibat AI. Sebanyak 74 persen juga memperkirakan volume data mereka akan tumbuh setidaknya 25 persen dalam tiga tahun mendatang.
Kondisi tersebut menjadi peluang bagi bisnis hard-disk drive (HDD) Western Digital, terutama untuk data center.
Perusahaan menyebut pelanggan tidak lagi terbatas pada hyperscaler tradisional. Permintaan juga mulai datang dari neocloud, sovereign AI, frontier AI labs hingga perusahaan physical AI, yang membutuhkan kapasitas penyimpanan besar dengan biaya yang efisien.
Fundamental perusahaan juga masih menunjukkan pertumbuhan. Western Digital membukukan pendapatan 3,75 miliar dollar AS pada kuartal IV tahun fiskal 2026, meningkat 44 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Perusahaan memperkirakan pendapatan kuartal berikutnya sekitar 4,1 miliar dollar AS pada titik tengah proyeksi.
Namun, WDCB Belum Punya Katalis Besar
Meski underlying saham Western Digital menguat, kenaikan WDCB hanya 0,56 persen menunjukkan momentum token masih relatif terbatas.
Tidak terlihat katalis baru khusus WDCB, seperti listing tambahan, lonjakan volume, atau corporate action terbaru yang secara langsung dapat menjelaskan pergerakan tersebut.
Karena itu, penguatan saat ini lebih tepat dilihat sebagai kombinasi pergerakan saham WDC dan stabilnya kondisi pasar, bukan awal dari reli besar yang sudah terkonfirmasi.
Perbedaan pergerakan antara WDCB dan saham Western Digital juga masih wajar.
bStocks diperdagangkan melalui pasar crypto dan dapat bergerak berbeda sementara dari underlying akibat faktor seperti supply-demand, likuiditas, market maker, hingga perbedaan jam perdagangan.
Utility WDCB Sudah Makin Luas
WDCB sendiri telah memiliki sejumlah utility tambahan dalam ekosistem bStocks.
Binance memasukkan Western Digital Tokenized bStocks sebagai eligible collateral asset sejak 7 Juli 2026, bersama Coinbase, Alphabet, Qualcomm, Corning, Nebius dan SOXLB.
Corporate action Western Digital juga telah diteruskan kepada pemegang token.
Pada September, Binance mendukung distribusi dividen WDC kepada pemegang WDCB. Dividen bersih setelah pajak dan biaya direinvestasikan menjadi tambahan underlying security, kemudian diberikan kepada pengguna dalam bentuk tambahan WDCB atau melalui penyesuaian multiplier bagi pemegang on-chain.
Mekanisme tersebut membuat tokenized stocks semakin menyerupai karakter ekonomi dari saham acuannya, meskipun holder WDCB tetap tidak memegang saham Western Digital secara langsung.
WDCB Bisa Kembali Uji US$470?

Dalam jangka pendek, area 450 dollar AS menjadi level penting yang perlu diperhatikan.
Jika WDCB mampu bertahan di atas level tersebut dan saham Western Digital kembali melanjutkan kenaikan, harga berpeluang menguji area 465–470 dollar AS.
Penembusan 470 dollar AS dengan aktivitas perdagangan yang meningkat dapat membuka peluang menuju resistance berikutnya.
Sebaliknya, penurunan hingga menembus 440 dollar AS dapat menunjukkan momentum mulai melemah dan membawa WDCB kembali menuju area terendah dalam tujuh hari terakhir.
Untuk saat ini, kenaikan WDCB masih tergolong moderat. Namun, saham Western Digital yang kembali menguat dan besarnya kebutuhan penyimpanan data untuk AI memberikan fundamental pendukung yang lebih konkret dibanding sekadar pergerakan Bitcoin.
Kunci berikutnya adalah apakah saham WDC mampu kembali menembus area 470 dollar AS dan apakah kenaikan tersebut diikuti peningkatan aktivitas perdagangan WDCB.
Baca juga: Apakah Beli Saham di Tokocrypto Dapat Dividen? Ini Jawabannya
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
-
Event5 days agoEvent Tokocrypto Minggu Ini
-
Market6 days agoPasar Kripto Hari Ini 21 September 2026: Bitcoin Tembus US$81.000
-
Market5 days agoPasar Kripto Hari Ini 22 September 2026: BTC Dekat $87K, Memecoin Menguat
-
Altcoin News6 days agoBaru Listing di Tokocrypto, INTWB Naik 3,06 Persen Saat Bitcoin Turun

