Highlight 1
Starbucks Akan Pakai Blockchain Buatan Microsoft
Starbucks berencana akan menerapkan teknologi blockchain Microsoft Azure untuk mempermudah pelacakan dalam proses produksi kopi. Sistem pelacakan itu kelak diterapkan di pertanian kopi di Kosta Rika, Kolombia dan Rwanda.
“Sistem itu memungkinkan konsumen mengetahui informasi detil tentang asal muasal kopi yang dibelinya,” jelas Kevin Johns CEO Starbucks yang juga mantan eksekutif di Microsoft.
Kini dengan semakin matangnya teknologi blockchain yang ditawarkan Microsoft, Amazon dan IBM, sejumlah perusahaan ternama semakin banyak yang menerapkannya atau sekadar mengujicobanya. Nestle dan Carrefour misalnya, bekerjasama agar konsumen bisa mendapatkan akses terhadap data produk makanan melalui platform berbasis teknologi blockchain, IBM Food Trust. Diumumkan pada Senin (15/04) konsumen dapat melacak produk Mousline (kentang tumbuk instan) dari pabrik Nestle hingga di swalayan Carrefour dengan memindai QR Code pada kemasan menggunakan ponsel.
Layanan itu menampilkan tanggal produksi Mousline beserta parameter kendali mutunya, sekaligus waktu penyimpanan dan lokasi gudang. Konsumen bahkan dapat menelusuri informasi mengenai petani yang memasok kentang dan bagaimana proses produksinya. about Saat ini informasi tersebut hanya tersedia bagi produk Mousline di Perancis.
-
Academy7 days agoApakah Beli Saham di Tokocrypto Dapat Dividen? Ini Jawabannya
-
Market7 days agoCathie Wood: Ketidakstabilan Global Bisa Jadi Katalis Reli Bitcoin Berikutnya
-
Bitcoin News5 days agoHeboh! Profesor Jiang Bongkar Bitcoin Adalah Operasi CIA!
-
Altcoin News7 days ago4 Token Ini Anjlok Setelah Terancam Delisting, Investor Ramai-Ramai Keluar

