Bitcoin (BTC) berhasil menembus level US$64.000 setelah didorong oleh meningkatnya permintaan dari investor institusional melalui ETF BTC.
Tim Research Tokocrypto melihat kenaikan tersebut membuat Bitcoin menguat sekitar 1,6% dalam 24 jam terakhir.
Di tengah kondisi pasar yang masih berfluktuasi, aksi akumulasi whale menjadi perhatian pelaku pasar. BTC terjebak di antara support $62.000 dan zona likuiditas $64.000.
Sejumlah altcoin mencatatkan penguatan signifikan, dipimpin KOM yang melonjak 53% ke Rp6.413, disusul BICO yang naik 52% menjadi Rp324,93.
Market Cap & Volume terkoreksi ke angka $2.19 Triliun (-2.42%), sejalan dengan CoinMarketCap 100 Index yang ikut turun ke level $124.90 (-2.42%).
Sentimen tersebut mendorong pemulihan harga Bitcoin sekaligus mengangkat performa sejumlah altcoin yang mencatatkan kenaikan signifikan.
Pasar kripto menghadapi tekanan besar sepanjang kuartal II 2026. Berdasarkan riset Tokocrypto, total kapitalisasi pasar kripto turun 12,6% secara kuartalan, dari US$2,4 triliun menjadi US$2,1 triliun...
Pasar kripto hari ini, Kamis (30/7) menunjukkan pergerakan yang beragam setelah Federal Reserve memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuannya.
Tim Research Tokocrypto menjelaskan kenaikan ini terjadi saat ketiga token mendekati level teknikal penting.
Tim Research Tokocrypto melihat kinerja tersebut mencerminkan meningkatnya minat investor terhadap aset digital yang memiliki keterkaitan dengan aset dunia nyata.
Analis menilai BTC perlu bertahan di atas level US$63.000 untuk menghindari koreksi yang lebih dalam.