XRP News
XRP Kehilangan Level US$1,20, Akankah Bull Mampu Merebutnya Kembali?
Dalam 24 jam terakhir, XRP sempat menyentuh level tertinggi di US$1,2198 sebelum akhirnya kehilangan momentum dan kembali turun hingga menyentuh area US$1,1748.
Harga XRP kembali berada dalam tekanan setelah gagal mempertahankan level psikologis US$1,20.
Dalam perdagangan 24 jam terakhir, aset kripto yang terkait dengan ekosistem Ripple tersebut turun sekitar 2,54% dan diperdagangkan di kisaran US$1,18.
Penurunan ini sejalan dengan melemahnya sentimen di pasar kripto yang mendorong sejumlah aset digital utama bergerak di zona merah.
Namun, di balik koreksi harian tersebut, XRP masih menyimpan satu catatan positif yang patut diperhatikan investor: token ini masih mencatat kenaikan lebih dari 7% dalam sepekan terakhir.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa meskipun tekanan jual kembali muncul, minat beli terhadap XRP belum sepenuhnya menghilang.
Baca Juga: Harga XRP Melambung ke $1,35, Momentum Bullish Terlihat
Daftar Isi
Level US$1,20 Kembali Menjadi Sorotan
Bagi pelaku pasar, level US$1,20 bukan sekadar angka biasa. Area tersebut menjadi salah satu batas psikologis yang kerap dijadikan acuan untuk mengukur kekuatan tren jangka pendek XRP.
Dalam 24 jam terakhir, XRP sempat menyentuh level tertinggi di US$1,2198 sebelum akhirnya kehilangan momentum dan kembali turun hingga menyentuh area US$1,1748.
Kegagalan bertahan di atas US$1,20 mengindikasikan bahwa tekanan jual masih cukup kuat ketika harga mulai mendekati area tersebut.
Meski demikian, XRP masih mampu bertahan di atas level support jangka pendek yang terbentuk dalam beberapa hari terakhir. Selama area tersebut tidak ditembus, peluang pemulihan masih tetap terbuka.
Reli Mingguan Belum Berakhir
Jika melihat pergerakan harian, XRP memang tampak melemah. Namun gambaran yang lebih luas menunjukkan cerita yang berbeda.
Dalam tujuh hari terakhir, harga XRP masih mencatat kenaikan sekitar 7,44%, menjadikannya salah satu aset kripto besar yang mampu mempertahankan performa positif di tengah kondisi pasar yang masih fluktuatif.
Kenaikan mingguan ini mengindikasikan bahwa investor masih melihat potensi pada XRP, terutama setelah token tersebut sempat mengalami tekanan cukup dalam dalam beberapa bulan terakhir.
Reli mingguan yang masih terjaga juga menjadi sinyal bahwa pasar belum sepenuhnya beralih ke fase bearish. Sebaliknya, banyak pelaku pasar yang tampaknya masih memanfaatkan koreksi sebagai peluang akumulasi.
Tren Jangka Menengah Masih Menjadi Tantangan
Meski performa mingguan terlihat menjanjikan, XRP masih menghadapi tantangan besar jika melihat data dalam periode yang lebih panjang.
Merujuk data Tokocrypto hingga Kamis (18/6), harga XRP telah turun sekitar 14,07% dalam kurun 30 hari terakhir.
Dalam rentang 60 hari, pelemahannya mencapai 16,69%, sementara dalam 90 hari terakhir XRP masih terkoreksi hampir 18%.
Data tersebut menunjukkan bahwa pemulihan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir belum cukup untuk menghapus tekanan yang telah berlangsung selama beberapa bulan.
Dengan kata lain, kenaikan mingguan saat ini lebih tepat dilihat sebagai upaya pemulihan daripada konfirmasi dimulainya tren bullish baru.
Aktivitas Pasar Tetap Tinggi
Di tengah koreksi harga, aktivitas perdagangan XRP masih tergolong aktif.
Volume transaksi dalam 24 jam terakhir mencapai sekitar US$1,89 miliar, sementara kapitalisasi pasarnya bertahan di kisaran US$73,75 miliar.
Angka tersebut menempatkan XRP sebagai aset kripto terbesar keenam di dunia berdasarkan kapitalisasi pasar.
Likuiditas yang tinggi menjadi salah satu alasan mengapa XRP tetap menjadi perhatian investor.
Dengan jumlah token beredar mencapai 62,05 miliar XRP, aset ini masih memiliki basis pengguna dan komunitas yang kuat di pasar global.
Baca Juga: Harga XRP Kembali Menguat, Naik 3% Dekati Level $1,20
Ke Mana Arah XRP Selanjutnya?
Dalam jangka pendek, perhatian pasar kemungkinan akan tertuju pada kemampuan XRP untuk kembali merebut level US$1,20.
Jika pembeli berhasil mendorong harga kembali ke atas area tersebut dan mempertahankannya, momentum kenaikan berpotensi berlanjut menuju kisaran US$1,25.
Sebaliknya, jika tekanan jual terus meningkat dan harga menembus area support di sekitar US$1,17, risiko koreksi yang lebih dalam akan kembali terbuka.
Untuk saat ini, harga XRP berada di persimpangan penting. Koreksi harian memang menunjukkan pasar sedang berhati-hati, tetapi kenaikan mingguan yang masih bertahan menjadi bukti bahwa minat investor terhadap aset ini belum padam.
Beberapa hari ke depan akan menjadi penentu apakah XRP mampu melanjutkan pemulihan atau kembali terjebak dalam tren pelemahan yang lebih panjang.
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

