Academy
Hashrate Bitcoin Naik: Apa Artinya buat Jaringan
Dalam laporan yang diterbitkan pada 23 Oktober 2026, hashrate Bitcoin dilaporkan meningkat sekitar 45% dari titik terendahnya pada musim panas.
Hashrate Bitcoin kembali meningkat setelah mengalami penurunan pada pertengahan tahun ini. Kenaikan tersebut terjadi seiring perusahaan penambangan Bitcoin memperluas atau meningkatkan penggunaan kapasitas komputasinya, menurut CEO CryptoQuant, Ki Young Ju.
Dalam laporan yang diterbitkan pada 23 Oktober 2026, hashrate Bitcoin dilaporkan meningkat sekitar 45% dari titik terendahnya pada musim panas, dari sekitar 726 exahash per second (EH/s) pada Juli menjadi sekitar 1.050 EH/s pada 21 Oktober. Angka ini masih berada di bawah rekor sekitar 1.305 EH/s pada Oktober 2025. Informasi tersebut dilaporkan oleh Digital Today.
Ki Young Ju menilai kenaikan hashrate menjadi sinyal positif bagi pasar Bitcoin. Ia mengaitkan penguatan tersebut dengan perusahaan penambangan yang terdaftar di bursa dan didukung pendanaan konvensional, yang meningkatkan kapasitas operasional mereka. Pernyataan ini juga diberitakan oleh Bloomingbit.
Apa Itu Hashrate Bitcoin?
Hashrate adalah ukuran total daya komputasi yang digunakan untuk menjalankan proses penambangan Bitcoin. Metrik ini dinyatakan dalam hash per detik, dengan EH/s sebagai salah satu satuan yang umum digunakan untuk mengukur kapasitas jaringan.
Dalam mekanisme proof-of-work, penambang menggunakan perangkat komputasi untuk mencari solusi kriptografis yang memungkinkan blok transaksi baru ditambahkan ke blockchain. Semakin besar hashrate jaringan, semakin besar pula daya komputasi yang berpartisipasi dalam proses tersebut.
Baca juga: Apa Itu Mining Kripto dan Bagaimana Cara Kerjanya?
Mengapa Hashrate Bitcoin Naik?
Peningkatan hashrate dapat terjadi ketika perusahaan tambang mengaktifkan perangkat baru, meningkatkan efisiensi mesin, atau mengoperasikan fasilitas yang sebelumnya belum digunakan secara optimal.
Data jaringan Bitcoin yang dipublikasikan oleh CoinWarz pada 23 Oktober 2026 menunjukkan estimasi hashrate sekitar 975 EH/s, dengan kenaikan sekitar 14,63% dalam 30 hari. Perbedaan angka dengan laporan lain dapat terjadi karena metode estimasi dan periode pengukuran yang digunakan.
Sementara itu, tingkat kesulitan penambangan atau mining difficulty tercatat sebesar 140,58 triliun setelah penyesuaian pada 16 Oktober, naik sekitar 5,92% dari 132,72 triliun. Difficulty disesuaikan secara berkala untuk menjaga waktu pembentukan blok rata-rata mendekati 10 menit.
Apa Artinya bagi Jaringan dan Harga Bitcoin?
Kenaikan hashrate dapat memperkuat keamanan jaringan karena meningkatkan sumber daya komputasi yang perlu dikuasai pihak yang ingin melakukan serangan terhadap jaringan Bitcoin.
Dari sisi pasar, Ki Young Ju melihat peningkatan tersebut sebagai sinyal positif yang berkaitan dengan ekspansi perusahaan penambangan. Namun, kenaikan hashrate tidak otomatis berarti harga Bitcoin akan meningkat.
Pergerakan harga BTC tetap dipengaruhi faktor lain, termasuk permintaan investor, arus dana institusional, kondisi ekonomi global, dan sentimen pasar. Selain itu, peningkatan persaingan penambangan juga dapat menekan keuntungan penambang apabila pendapatan tidak tumbuh sebanding dengan biaya operasional.
Dengan demikian, hashrate dapat menjadi salah satu indikator untuk memahami kondisi teknis jaringan dan aktivitas industri penambangan, tetapi tidak sebaiknya digunakan sebagai satu-satunya dasar untuk memprediksi harga Bitcoin.
Pemulihan Kapasitas
Kenaikan hashrate Bitcoin pada Oktober 2026 menunjukkan pemulihan kapasitas komputasi jaringan setelah penurunan pada pertengahan tahun. CEO CryptoQuant Ki Young Ju menilai tren tersebut sebagai sinyal positif, seiring meningkatnya aktivitas perusahaan penambangan.
Meski demikian, penguatan hashrate lebih tepat dipahami sebagai indikator kondisi jaringan dan aktivitas penambang, bukan jaminan bahwa harga Bitcoin akan bergerak naik.
Baca juga: Hashrate Bitcoin Anjlok! Apakah Ini Pertanda Bear Market?
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
-
Crypto6 days agoAnalisa Harga Solana Hari Ini Turun 1,05% ke US$104,37, Tekanan Koreksi Bayangi Laju SOL
-
Bitcoin News5 days agoAnalisa Harga BTC Hari Ini: Naik 0,49% ke US$81.793, Minat Beli Bitcoin Mulai Menguat
-
Bitcoin News4 days agoAnalisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Menguat saat IHSG Anjlok 5,1%, Investor Menahan Panik
-
Market4 days agoIHSG Anjlok, OJK dan SRO Gelar Dialog dengan Pelaku Pasar, Bagaimana Dampaknya ke Kripto?

