Pergerakan tersebut cukup menarik karena terjadi ketika pasar kripto secara umum sedikit melemah dan saham acuan Intel Corporation (NASDAQ: INTC) justru mengalami tekanan besar.
Saham Coinbase mencatat rally besar pada perdagangan 14 September. COIN ditutup naik 9,24% ke US$191,45, dari US$175,26 pada sesi sebelumnya
Saham NBIS ditutup turun 5,50% ke US$212,19 pada 14 September, dengan volume sekitar 13,7 juta saham.
Saham Rocket Lab sendiri ditutup di sekitar US$62,55 pada 14 September, turun tipis 0,64% setelah sebelumnya naik 1,60% pada 11 September.
Jika kamu tau Elon Musk, maka kamu pasti tidak asing dengna perusahaan miliknya yang berfokus pada mobil listrik, energi terbarukan dan hal-hal yang serba futuristik. Perusahaan...
Aktivitas perdagangan METAB juga meningkat tajam, dengan volume 24 jam melonjak 130,71% menjadi sekitar US$4,3 juta.
Pergerakan COINB juga terjadi setelah saham Coinbase Global (NASDAQ: COIN) kembali menguat.
Lonjakan aktivitas Robinhood Chain menjadi katalis baru bagi bisnis Robinhood, meski saham HOOD sendiri masih mengalami koreksi di Wall Street.
Palantir Technologies (NASDAQ: PLTR) menutup perdagangan 11 September di US$167,21 atau naik 0,81%, setelah sehari sebelumnya terkoreksi 2,16%.
Bayangkan kamu bisa memiliki eksposur ke saham‑saham Korea Selatan, mulai dari Samsung, SK Hynix, Hyundai, hingga bank dan perusahaan energi tanpa harus membuka akun di Korea Exchange atau...
Advanced Micro Devices atau lebih sering disebut sebagai AMD merupakan perusahaan semikonduktor asal Amerika Serikat yang merancang CPU, GPU, dan akselerator untuk PC, gaming, hingga data...